Team VIOME

Arief Rezza

CEO

Arief Rezza CEO VIOME

Sejak bergabung dengan VIOME pada tahun 2008, Arief telah memainkan peran penting dalam mengatasi isu-isu yang muncul seputar hiburan interaktif, dan menunjukkan pengaruh positif dari permainan komputer dan video di komunitas yang lebih luas khususnya dalam sektor pendidikan dan kesehatan. Bahkan sekarang di percaya menjadi pengurus game online dan esports di Indonesia.

Arief sering muncul di media atau menghadap pemerintah untuk membahas kekuatan permainan untuk menghubungkan, memberdayakan, mendidik, dan menginspirasi. Isu-isu yang dia dukung dengan penuh semangat termasuk perdagangan dan ekspor, pendanaan, keselamatan anak, kesehatan, keragaman dan pendidikan.

Baru-baru ini, Arief memimpin penggabungan antara The Arcade dan VIOME pada tahun 2020, yang membuat kedua asosiasi tersebut bersatu, memastikan bahwa ada satu suara terpadu yang mewakili industri video game.

Sebelum bergabung dengan VIOME, Arief menghabiskan 15 tahun dalam bisnis hiburan interaktif yang bekerja untuk pemegang platform, penerbit, dan distributor di berbagai bidang seperti penjualan, pemasaran, operasi, dan manajemen umum. Saat ini Arief juga merupakan salah satu Direktur pendiri VIOME, yang saat itu adalah IEAA.

 

Catherine Antony

COO

Catherine Antony COO VIOME

Catherine bergabung dengan VIOME pada tahun 2010 setelah bekerja selama bertahun-tahun di berbagai peran Pemasaran, Humas dan Penjualan untuk penerbit pihak pertama dan ketiga untuk game online di pasar ANZ.

Catherine bertanggung jawab untuk mengelola komunikasi, acara, dan proyek penelitian VIOME. Dia juga bertanggung jawab untuk layanan keanggotaan, menjalankan acara dan program internal dan eksternal untuk anggota. Ini berkisar dari pertemuan anggota triwulanan hingga lokakarya wanita, malam trivia, dan Turnamen Sepak Bola VIOME.

Catherine senang memberikan bukti, fakta, dan cerita seputar siapa yang memainkan game, siapa yang membuat game, serta potensi game dan pengembangan game untuk masyarakat. Penelitian VIOME memberikan landasan bagi semua kerja advokasi dan kebijakan.

Galih Mahadika

Director of Policy and Government Affairs

Galih Mahadika Director of Policy and Government Affairs VIOME

Galih membawa ke VIOME banyak keahlian pemerintah, terutama di persimpangan game online, teknologi digital, kebijakan dan regulasi. Ben bertanggung jawab untuk memantau, mengidentifikasi, dan memberi saran kepada anggota tentang masalah kebijakan dan peraturan saat ini dan yang muncul yang dapat memengaruhi mereka. Fokusnya adalah bekerja secara proaktif dengan anggota dan pemerintah untuk membantu mendorong sektor esport Indonesia maju. Antara lain, Galih menulis sebagian besar pengajuan resmi dan makalah advokasi VIOME, dan memimpin dialog VIOME dengan pemerintah, mulai dari membangun hubungan dengan lembaga hingga tampil di hadapan Komite Parlemen.

Sebelum datang ke VIOME, Ben menghabiskan lebih dari satu dekade dengan Pemerintah Indonesia, terakhir sebagai manajer dengan Komisaris eSafety, dan sebelumnya direktur kebijakan klasifikasi dan penelitian di (saat itu) Departemen Komunikasi dan Seni, di mana dia juga membantu memimpin tinjauan seluruh Pemerintah tentang pendanaan layar dan kebijakan konten Indonesia. Sebelum peran ini, Galih menghabiskan bertahun-tahun di Bali.

Seorang pemain game yang rajin, Galih mahir dalam menemukan dan memasukkan referensi game online yang tidak jelas ke dalam advokasi VIOME.

Casandra

EA / Events Coordinator

Casandra EA / Events Coordinator VIOME

Sandra bergabung dengan VIOME pada Agustus 2021. Dia mendukung, mengatur, dan mengoordinasikan tim VIOME dalam keseharian mereka. fokus utamanya adalah pada berbagai Webinar dan Acara yang disediakan VIOME, dan dia membantu komunikasi dan administrasi di seluruh perusahaan.

Latar belakangnya adalah teater pertunjukan di mana ia telah melakukan tur ke Inggris, Amerika Serikat dan Asia dengan produksi di atas panggung sebagai aktor dan di belakang layar dalam Manajemen Panggung dan Penyutradaraan. Dia adalah Co-Chair dari Swindon Fringe Festival selama 6 tahun di mana dia menyelenggarakan festival 10 hari yang menyediakan hiburan & lokakarya untuk komunitas lokal sambil memungkinkan peluang kreatif untuk artis yang sedang naik daun.

Sebagai anggota tim yang ramah dan mudah didekati, Sandra senang bekerja dengan orang-orang dan menemukan cara baru untuk menghubungkan kelompok-kelompok yang tidak mungkin untuk memajukan pembelajaran dan pengembangan mereka bersama. Lahir dan besar di Singapura, Sandra selalu tertarik dengan makanan, kebiasaan, dan individu internasional. Dia suka terlibat dalam pengalaman baru di setiap kesempatan yang membantunya tumbuh dan menemukan perspektif baru.

Back to top button